secangkir kopi bersama sahabat

November 9, 2011 at 1:08 pm (Tak terkategori)

Seorang professor berdiri di dpn kelas filsafat.

Saat kelas dimulai, dia mengambil toples kosong dan mengisi dgn bola2 golf.

Kemudian berkata kpd murid2nya, apakah toples sdh penuh…… ?

Mereka setuju !!!!

Kemudian dia menuangkan batu koral ke dlm toples, mengguncang dgn ringan.

Batu2 koral mengisi tempat yg kosong di antara bola2 golf.

Kemudian dia bertanya kpd murid2nya, apakah toples sdh penuh ??

Mereka setuju !!!

Selanjutnya dia menabur pasir ke dlm toples …

Tentu saja pasir menutupi semuanya.

Profesor sekali lagi bertanya apakah toples sdh penuh..??.

Para murid berkata, “Yes”…!!

Kemudian dia menuangkan dua cangkir kopi ke dlm toples, dan secara efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir.

Para murid tertawa….

“Sekarang.. saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu. ”

“Bola2 golf adalah hal yg penting; Tuhan, keluarga, anak2, kesehatan.

“Jika yg lain hilang dan hanya tinggal mrk, maka hidupmu msh ttp penuh.”

“Batu2 koral adalah hal2 lain, spt pekerjaanmu, rumah dan mobil.”

“Pasir adalah hal2 yg sepele.”

“Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dlm toples, maka tdk akan tersisa ruangan utk batu2 koral ataupun utk bola2 golf..

Hal yg sama akan terjadi dlm hidupmu.”

“Jika kalian menghabiskan energi utk hal2 yg sepele, kalian tdk akan mempunyai ruang utk hal2 yg penting buat kalian.”

“Jadi Beri perhatian utk hal2 yg penting utk kebahagiaanmu.

“Bermainlah dgn anak2mu.”

“Luangkan wkt utk check up kesehatan.”

“Ajak pasanganmu utk keluar makan malam”

“Berikan perhatian terlebih dahulu kpd bola2 golf.*

Hal2 yg benar2 penting. Atur prioritasmu.

Baru yg terakhir, urus pasirnya.

“Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, “Kopi mewakili apa?

Profesor tersenyum, “Saya senang kamu bertanya.”

“Itu utk menunjukkan kpd kalian, sekalipun hidupmu tampak sdh sgt penuh, tetap selalu tersedia tempat utk secangkir kopi bersama sahabat”.
Saya copas dari notes fb temen saya wawa.

okay,saya bukan profesor nggak pernah makan bangku kuliahan tapi saya juga bukan bola golf atau batu koral yang diam aja menerima nasib.Keluarga sangat penting, itu salah satu alasan terbesar saya berada disini.Saya harus membawa keluarga saya di posisi aman pertama dulu.Konsekuensinya saya harus membunuh sebagian ego saya untuk itu. Hidup dan nasib memang kesendirian masing-masing.Itu klo kamu kaya tujuh turunan sob, sayang aq turunan kedelapan.Mesti rela agak menderita dikit demi ngeliat adik bisa lulus stm dan klo bisa bayar dp kuliahnya dia.

Klo nurutin ego mah dari dulu2 kali aq pindah ke tempat kelahiran.Kerja seadanya,makan sederhana hidup sederhana dan banyak cinta.Tapi klo memang dengan begini semua lebih baik kenapa enggak.Walaupun dalam hati tetap berangan kapaaaan ya aku bisa married dengan kodew ngalam seperti mereka….
ups kenapa coba mesti kodew ngalam…?
1.ebes + memes selalu berpesan : “le jangan sampe kecantol cewek sana ya, aq gag mau punya mantu jauh2″
==> “lah orang tiap hari disini(kalbar-red) gimana cara mau dapet mantu orang ngalam.Emang ada cewek yang mau digombalin lewat telpon aja.Cewek tuh butuh figur sanctuarry,humoris dan perhatian dalam bentuk nyata gag cuman suara bundaa” lagi2 cuma mbatin.Sebagai anak mah gw iya-iya aja.

2.secara kebudayaan,logat berbicara dan perwatakan masih yg terbaik menurut saya jika dibandingkan dg remaja putri dibeberapa tempat yang pernah saya kunjungi (jakarta,bandung,balikpapan,samarinda,berau,pontianak) bukanya yang lain gak bagus lho.Cuma namanya faktor like dislike kan datangnya dari sini #sambilpegangdada

3.malang kota yg nyaman,ternyaman dan puaaaliiiing nyaman dalam hidup saya.Jadi jika dapetnya orang malang insyaAllah masatuanya pasti akan dimalang #mbayanginjadikakek2jalan2dialun-alun..

yups demi apapun saya harus berani ambil langkah terbesar agar saya tidak kehilangan bola golf (baca : hal terpenting /keluarga,pacar) dalam hidup saya.Maka saya harus merelakan batu koral atau pasir yang ada demi mereka.Jika hijrah adalah harga mati, hopes i can find a better place in east java.Hope get the best…..

2 Komentar

  1. fauziah85 berkata,

    oalah yan..yan..sing sabar yo…

    Dulu aku pernah punya temen akrab. Anak ngalam juga. Pas dia penempatan Palangkaraya, aku wanti2: ojo sampe oleh bojo wong kalimantan lho!!

    Alhamdulillah, dapet cewek Jember. Temennya sekantor. Dan sekarang istrinya itu lagi hamil.

    Jodoh di tangan Tuhan. Tak perlu memaksakan apa yang menurut kita ideal. Karena hanya Dia yang tahu apa yg terbaik untuk kita. (aku mbiyen durung rabi ndonganne yo singkat, mek pingin sing terbaik untukku)

    Semangkaaa!!! :)

  2. digdayanpambudhi berkata,

    siiip….siiipp…siiippp….okey aku tetep semngat…..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.